1 Februari 2018,11:40 am | Dilihat .

Ditjen PSP Dorong Percepatan Kegiatan

SEMARANG, PSP - Sekretaris Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian - Abdul Madjid mengamanatkan agar pada tahun 2018 pelaksanaan kegiatan Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian di daerah dapat dilaksanakan dengan serius dan cepat. Aspek alat dan mesin pertanian, irigasi, lahan, pembiayaan dan aspek pupuk yang sudah tertera dalam DIPA atau POK agar segera dilaksanakan.

"Keseriusan dan kecepatan kerja perlu dilakukan dalam melaksanakan progam Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian tahun 2018. Untuk itu bagi daerah yang sudah membawa CPCL segera dieksekusi", demikian papar Abdul Madjid dalam acara rapat teknis dan pengelolaan anggaran tahun 2018 di Semarang (30/1/18).

Menurutnya, program Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian pada tahun 2018 tetap mendukung program PAJALE dan pengembangan komoditas strategis seperti bawang, cabe dan komoditas lainnya.  Namun demikian bagi daerah yang belum siap CPCL- nya jangan sampai dipaksakan.

Meskipun pada tahun 2017 beberapa program yang dilaksanakan di daerah masih ada kekurangan, Abdul Madjid optimis pada tahun 2018 kekurangan akan menjadi bahan evaluasi dan review, sehingga melalui rapat teknis ini bisa diperoleh solusi dan pemecahan masalah pada kegiatan tahun 2018.

Lebih lanjut dia berpesan agar program yang belum optimal di lapangan seperti alsintan dan asuransi pada tahun 2017 bisa lebih dioptimalkan lagi pada tahun 2018. Demikian juga aspek irigasi, lahan dan pupuk masih ada permasalahan yang perlu diperbaiki pada tahun 2018.

Khusus untuk kegiatan air irigasi, pada tahun 2018 akan difokuskan pada optimalisasi pemanfaatan sumber air untuk meningkatkan intensitas pertanaman (IP). Untuk itu, dia meminta bila ada daerah yang memiliki potensi sumber air agar mengajukan kegiatan irigasi. Bila lokasi sumber air cukup jauh dari lahan, bisa mengajukan kegiatan pipanisasi. Bahkan kalau perlu pompa air akan disiapkan.

Khusus kegiatan pengembangan lahan rawa, menurut Abdul Madjid, pelaksanaan kegiatan pengembangan lahan rawa ini masih tetap melibatkan TNI. Menurutnya, untuk penanganan lahan rawa ini alsin eksavator harus ada di lapangan.

Dia menambahkan bahwa berkat kerja keras semua pihak, Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian baru saja mendapat penghargaan sepuluh besar Satuan Kerja Pengelola Anggaran Terbaik TA 2017 dari Ditjen Perbendaharaan Keuangan, Kementerian Keuangan RI.*/Humas PSP.

Statistik Pengunjung
43221
Hits Hari Ini 161
Total Hits43221