20 November 2017,10:23 am | Dilihat .

Bahan Paparan Acara Konsolidasi Hasil Pembangunan PSP di Nusa Tenggara Barat

NUSA TENGGARA BARAT - Dukungan satker-satker di daerah sangat diperlukan dalam keberhasilan pembangunan prasarana dan Sarana pertanian. Semangat melaporkan kegiatan yang dilaksanakan di daerah sama dengan semangat mengirimkan proposal yang disampaikan ke Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian. Demikian papar Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian - Pending Dadih Permana dalam acara Konsolidasi Hasil Pembangunan Prasarana dan Sarana Pertanian di Nusa Tenggara Barat (16/11/17).


Pending berharap agar satker di daerah lebih proaktif dalan melaporkan realisasi kegiatan yang dilaksanakan di daerah. Kegiatan irigasi pertanian, alat dan mesin pertanian, pupuk dan pestisida, pembiayaan pertanian serta perluasan dan pengelolaan lahan dapat dilaporkan secara rutin melalui Model Pelaporan Online (MPO). Ia berharap agar laporan yang dikirim dilengkapi dengan dokumentasi yang lengkap.

Menurut Pending, keterlibatan TNI dalam kegiatan cetak sawah melalui pola swakelola telah memberikan dukungan besar dalam suksesnya program ini. Keterlibatan TNI bukan untuk mengambil alih peran pembangunan pertanian di daerah, namun melalui kerjasama dengan TNI, di lapangan kerjasama antara TNI dengan penyuluh dan perangkat desa, pembangunan pertanian telah memberikan hasil yang nyata. Pada tahun 2016 telah berhasil cetak sawah 127 ribu hektar, dan tahun 2017 sudah terealisasi lebih dari 17 ribu hektar.

Pending mengapresiasi suksesnya program irigasi pertanian di daerah yang mencapai realisasi keuangan tertinggi, yaitu 98 persen. Ia berharap untuk kegiatan yang lainnya seperti perluasan dan pengelolaan lahan, alat dan mesin pertanian, pupuk dan pestisida, dan pembiayaan pertanian dapat terus ditingkatkan realisasinya.

Menyinggung asuransi pertanian, Pending memuji sukses di Sumatera Selatan yang telah mendapatkan klaim asuransi gagal panen sebesar 1, 9 miliar dari Jasindo. Namun demikian, secara berkelakar ia mengatakan bahwa petani akan didoakan terus oleh Jasindo. "Jasindo akan selalu berdoa agar petani selalu sukses dalam usahataninya", candanya.

Demikian juga tentang program pupuk, ia berharap agar pengawasan pupuk terus ditingkatkan. Distribusi pupuk agar dikawal terus. Untuk itu, ia berharap agar peranan Komisi Pengawasan Pupuk terus ditingkatkan.

Pending mengapresiasi keberhasilan Provinsi Jawa Tengah dan Yogyakarta dalam menyukseskan penggunaan kartu tani. Dua wilayah tersebut merupakan tertinggi dalam pemanfaatan kartu tani. Menurutnya, pentingnya kartu tani karena di dalamnya terdapat ERDKK. Kartu tani ini bisa berfungsi sebagai kartu debet. Untuk itu, Pending berharap agar kartu tani ini perlu diverifikasi dan validasi data petani berbasis NIK. Karena pentingnya kartu tani dimiliki oleh setiap petani, ia berharap agar edukasi ke petani terus dilakukan.

Dalam kesempatan tersebut, Pending memberikan penghargaan kepada 5 (lima) satker terbaik, yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, Maluku Utara, Lampung, dan Jawa Barat. **

 

Bahan tayangan dapat di unduh disini

Statistik Pengunjung
31717
Hits Hari Ini 201
Total Hits31717