Kamis, 16 Maret 201,10:51 am | Dilihat .

Peluang Emas Bagi Propinsi Jambi Selaku Tuan Rumah Seminar Nasional INACID

Konggres dan seminar nasional  INACID yang diselenggarakan di Jambi pada tanggal 10-11 Maret 2017 dengan mengambil  Thema “ Modernizing Irrigation and Drainage for a New Green Revolution”  , dibuka oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan  Rakyat  dan dihadiri Gubernur Jambi, para pakar dan praktisi di bidang irigasi dan anggota Indonesian National Commitee on Irrigation and Drainage (INACID).

Bapak Gubernur Jambi mengharapkan melalui seminar ini dapat memberikan rekomendasi dan solusi terkait pengelolaan irigasi untuk mendukung kedaulatan pangan di Propinsi Jambi khususnya. Sangat diperlukan dukungan penuh dari Bapak Menteri PUPR guna pembangunan insfrastruktur kewenangan propinsi mengingat terbatasnya APBD.

Permasalahan dalam pengelolaan irigasi sering munculdengan perkembangan kotadan teknologi suatu wilayah. Irigasi masih merupakan pengguna air terbesar dalam pola dan rencana pengelolan sumberdaya air di wilayah sungai. Efisiensi dan optimalisasi dalam pemanfaatan air untuk irigasi sangat penting.

Program utama Kementerian Pertanian tahun 2015-2019, masih fokus pada pencapaian swasembada pangan khususnya padi, jagung dan kedelai. Disamping itu juga peningkatan produksi komoditas lainnya yaitu cabai, bawang, daging dan gula. Propins Jambi meskupun bukan termasuk sentra produksi pangan, tetapi sebagai propinsi yang memiliki potensi pengembangan komoditas padi dalam mendukung ketahanan pangan. Pengelolaan air irigasi menjadi salah satu faktor penting mendukung  keberhasilan peningkatan produksi pangan.

Adapun Indikator ketahanan air irigasi antara lain variabilitas hujan musiman dan antar tahun, potensi ketersediaan air, jumlah tampungan air, produktivitas hasil pertanian, dan proporsi antara air yang dipasok untuk irigasi dengan jumlah kebutuhan air irigasi.

Konsep modernisasi irigasi yang dibahas dalam seminar ini, didasarkan pada pengembangan lima pilar irigasi termasuk operasi dan pemeliharaan (O&P). Pengelolaan irigasi kenyataannya dipengaruhi oleh perubahan lingkungan yang sangat cepat. Irigasai moden berbasis pelaksanaan partisipasi, human capital, social capital, manajemen, waktu nyata, peningkatan layanan, efisien dan efektif.

Banjir merupakan salah satu kendala besar yang dihadapi di Propinsi Jambi, mengingat beberapa kabupaten yang memiliki lahan sawah dilewati  sungai Batanghari yang besar yang sering meluap sehingga mengakibatkan lahan sawah mengalami puso akibat banjir. Hal ini diperparah dengan adanya kerusakan dan tidak normalnya daerah aliran sungai di bagian hulu yang berada di Propinsi Sumatera Barat berpengaruh di bagian hilirnya. Untuk itu diperlukan pengaturan drainase untuk pengendalian banjir dan memanfaatkan siklus pembuangan air untuk ditampung guna dimanfaatkan  di musim kemarau.

Dibalik dari banjir, perlu diambil manfaatnya air yang melimpah, diupayakan tidak langsung dibuang ke laut. Perlu adanya upaya memnafaatakan sumber air b singgah di beberapa tampungan air seperti ditampung di embung/dam parit/long storage bahkan ditarik melalui pompa-pompa ditampung lebih dahulu.

Direktur Irigasi Pertanian memaparkan, bahwa Kementerian Pertanian sejak  tahun 2014-2017 sudah melakukan rehabilitasi jaringan tersier seluas 3.454.559 ha, pengembangan irigasi rawa 90.000 Ha, pengembangan irigasi perpipaan/perpompaan dengan memanfaatkan air permukaan  1.821 unit dengan luas layanan 36.420 Ha dan pembangungan embung pertanian (embung kecil, dam parit, long storage) 12.392 unit dengan luas layanan 79.400 Ha.

Dampak itu semua dapat meningkatkan intensitas pertanaman (IP) khususnya padi. Pada tahun 2017, Kementerian Pertanian melalui dana APBN, DAK bidang pertanian dan kerjasama Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi untuk membangun embung sesuai arahan Presiden sebanyak 30.000 unit.

Dalam waktu dekat seminar ini akan ditindaklanjuti dengan pertemuan membahas kondisi irigasi di Jambi antara Kementerian Pertanian, Kementerian PUPR, Pemerintah Propinsi Jambi dan Ketua INACID, semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat Jambi khususnya.

Statistik Pengunjung
91914
Hits Hari Ini 63
Total Hits91914