Jumat, 20 September,2:23 pm | Dilihat .

Tanam Perdana di Areal Cetak Sawah Kabupaten OKI Kerjasama Kementerian Pertanian dan TNI

Menteri Pertanian DR. Ir. H. Suswono, MMA optimis bahwa Kabupaten Ogan Komering Ilir  akan menjadi salah satu penyokong lumbung pangan nasional seiring dengan potensi lahan yang luas dan produktifitas padi yang terus meningkat.

 

 “Saya yakin dengan produktifitas padi yang terus meningkat ditambah dengan luasnya lahan cetak sawah yang baru saja kita tanam tadi, Kabupaten Ogan Komering Ilir akan menjadi salah satu penopang lumbung pangan nasional”,  ungkap Suswono sesaat setelah melakukan penanaman perdana bibit padi pada lahan cetak sawah baru di Desa Tanjung Aur Kecamatan Jejawi Kabupaten Ogan Komering Ilir. Penanaman bibit padi dilakukan bersama Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Kasad Jenderal TNI Budiman, Dirjen PSP Gatot Irianto, Sekda Sumsel, Pangdam II Sriwijaya, dan Bupati OKI H. Ishak Mekki,  Selasa (17/9/13).

Kabupaten Ogan Komering Ilir merupakan salah satu penyumbang produksi beras terbesar di Provinsi Sumatera Selatan, seiring dengan semakin tingginya tingkat produktifitas padi di wilayah ini. Menurut Bupati OKI H. Ishak Mekki,  pada tahun 2012 Kabupaten OKI mampu menyumbang sebanyak 580.119 ton beras. Tahun 2011 produksi padi Kabupaten OKI melebihi target yang telah ditetapkan pemerintah, dengan peningkatan produktivitas sebesar 5%. Target produksi beras OKI pada tahun 2013 sebesar 620.078 ton atau meningkat 6% dari tahun 2012.

Kegiatan tanam perdana di areal cetak sawah Kabupaten OKI sebagai realisasi dari Nota Kesepahaman antara Menteri Pertanian Republik Indonesia dan Panglima Tentara Nasional Indonesia nomor 03/MoU/PP.310/M/4/2012 dan nomor NK/9/IV/2012 tanggal 13 April 2013.  Kemudian ditindaklanjuti dengan Surat Kesepakatan Kerjasama antara Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat nomor 836/RC.120/G/11/2012 dan nomor KERMA/9/XI/2012 tanggal 30 Nopember 2012 tentang Program Kerjasama Dalam Mendukung Peningkatan Ketahanan Pangan.  

Ruang lingkup kegiatan mencakup kegiatan Optimasi Lahan di lahan TNI AD, kegiatan Perluasan Sawah di lahan petani penerima manfaat, kegiatan Pipanisasi, kegiatan SRI, dan kegiatan Pengembangan Sumber Air dan Pompanisasi.

Pada Tahun Anggaran 2013 telah disepakati bahwa kegiatan cetak sawah kerjasama dengan TNI seluas 1000 ha, sampai saat ini sudah terealisasi 100 ha di Kabupaten OKI, 200 ha di Kabupaten Sambas, 200 ha di Kabupaten Kapuas Hulu, 100 ha di Kabupaten Tanjung Jabung Timur  dan 100 ha di Kabupaten Batanghari.  Sedangkan untuk kegiatan optimasi lahan seluas 5000 ha tersebar di 11 provinsi, diantaranya telah terealisasi di Kabupaten Lahat, Jayapura dan Subang.

Dalam kesempatan yang sama, Panglima TNI Jenderal Moeldoko menegaskan bahwa prajurit TNI selalu siap membantu masyarakat dalam meningkatkan ketahanan pangan.  "Dengan memiliki tenaga yang kuat, sumber daya manusia yang cukup, jajaran TNI akan bekerja keras memberi konstribusi kepada masyarakat”.    ungkap Moeldoko seraya menyebutkan bahwa  petani perlu didukung dengan mekanisasi supaya biaya produksi menjadi murah.

Selain melaksanakan kegiatan tanam perdana cetak sawah, Menteri Pertanian RI bersama Panglima TNI, Kasad dan Pangdam menyerahkan bantuan berupa fiber untuk lahan pasang surut seluas 135.000 ha, bantuan brigade tanam berupa handtraktor sebanyak 50 unit, bantuan PUAP untuk 7 gapoktan dan bantuan 1800 paket sembako ***

Statistik Pengunjung
13025
Hits Hari Ini 177
Total Hits13025