16 September 2013,1:04 pm | Dilihat .

Panen Raya Padi SRI di Kabupaten Subang Jawa Barat

Pada hari Sabtu tanggal 31 Agustus 2013 bertempat di Dusun Cibanggela, Desa Tanjung Raya, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang, Direktur Perluasan dan Pengelolaan  Lahan, Tunggul Iman Panudju telah melaksanakan panen raya padi sawah System Of Rice Intensification (SRI). Hadir dalam kesempatan tersebut pejabat daerah Kabupaten Subang seperti Plh. Bupati Kabupaten Subang Abdul Rachman, Komandan Kodim Kabupaten Subang, Teguh Payitno, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Subang bersama-sama dengan petani yang melaksanakan kegiatan SRI dan para undangan lainnya.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Subang Endang Sutarsa, menyampaikan kegiatan SRI telah dimulai tahun 2010, dan pada TA. 2013 ini Kabupaten Subang mendapat alokasi kegiatan SRI seluas 8.300 ha dengan realisasi termasuk swadaya masyarakat murni mencapai 13.500 ha. Rerata Produktivitas padi di Kabupaten Subang sebagai Lumbung Pangan Nasional ketiga di Jawa Barat mencapai 6,45 ton GKG/ ha,  di atas rerata Propinsi sebesar 5,91 ton GKG/ ha, dengan luas areal baku lahan sawah mencapai 84.206 Ha. Berdasarkan ubinan produtivitas SRI dilokasi panen oleh Badan Pusat Statistik mencapai 11,43 ton/ha GKP atau 9.506 GKG (konversi 83%), yang tentunya memberikan kontribusi peningkatan produksi yang cukup nyata, yakni sekitar 13.000 ha x (9.50-6.45)= 39.650 ton GKG. Kedepan luasan pananaman SRI akan diusahakan terus bertambah.

Pada kesempatan tersebut Direktur Perluasan dan Pengelolaan Lahan Ditjen. Prasarana dan Sarana Pertanian mengingatkan agar bantuan yang ditujukan kepada petani jangan sampai ada pemotongan hak petani, lebih lanjut beliau menghimbau agar alokasi APBD Kabupaten Subang untuk pertanian kiranya dapat ditingkatkan hingga 15% untuk sektor pertanian, dan Rakyat beserta Pemerintah Kabupaten Subang dapat menjaga kelestarian lahan sawah ditengah pesatnya pembangunan non pertanian. Disampaikan bahwa usahatani padi pengembangan SRI tujuan utamanya  adalah memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah melalui  menambahkan pupuk organik sebagai antisipasi penurunan kesuburan tanah yang berlanjut akibat  pemakaian pupuk anorganik yang berlebihan selama ini, dan sebagai dampak perubahan tersebut dapat meningkatkan produktivitas padi secara nyata.

Ajakan dan himbauan ini disambut baik oleh Plh. Bupati Kabupaten Subang Abdul Rachman, karena rakyat Subang hidup dari pertanian dimana Kabupaten Subang sebagai lumbung padi Nasional. Pada kesempatan tersebut Seger sebagai ketua Kelompok Tani Cikangkang I menyampaikan bahwa luas lahan panen SRI dilokasi tersebut mencapai 60 ha, yang terdiri Kelompok Tani Cikangkang I,II, dan III dan sebagaian petani sudah melaksanakan 5x panen padi SRI yang dimulai tahun 2011, dengan hasil produktivitas padi yang memadai.

Acara panen Raya ini dilanjutkan wawancara langsung dengan petani yang telah menyampaikan permasalahan klasik lapangan seperti kekurangan air saat musim kemarau, kerusakan jalan , dan pembelian harga gabah yang relatif  rendah. Secara Simbolis Kadis Pertanian Kabupaten Subang juga menyerahkan benih jagung Hibrida kepada Komandan Kodim Kabupaten Subang untuk kegiatan optimasi lahan seluas 350 ha, dalam rangka kerjasama uji coba Program Tentara Mendukung Ketahanan Pangan (TMKP) di desa Compreng kecamatan Cipunegara dengan melibatkan pengawasan dan pembinaan langsung  dari Babinsa setempat.

Statistik Pengunjung
13017
Hits Hari Ini 169
Total Hits13017