24 Maret 2016,2:16 pm | Dilihat .

Genjot Produksi Padi, Ditjen PSP Alokasikan Rp 11 Triliun

Mengorganisir program penyediaan infrastruktur pertanian senilai Rp 11 Triliun, Ditjen PSP memfokuskan kegiatan yang berdampak langsung terhadap peningkatan produksi padi.

Memanfaatkan momentum Pertemuan Koordinasi dan Sinkronisasi di Botani Square IPB Bogor,  Selasa (22/03/2016), Dirjen PSP memberikan arahan langsung kepada satuan kerja seluruh indonesia untuk menyukseskan program penyediaan infrastruktur pertanian. Di tahun anggaran 2016 ini, akan dibangun infrastruktur berupa 470.000 hektare jaringan irigasi, 200.000 hektare sawah baru, penyediaan 81.000 unit alat dan mesin pertanian, 9,5 juta ton pupuk bersubsidi, dan bantuan premi asuransi pertanian untuk 1 juta hektare sawah petani. Selain infrastruktur utama tersebut, Ditjen PSP juga mengalokasikan anggaran untuk pemanfaatan lahan rawa dan gambut seluas 5.000 hektare.

Dengan dukungan infrastruktur pertanian yang memadai, intensitas pertanaman dan luas tanam akan meningkat. Dengan penambahan luas tanam inilah peningkatan produksi padi dapat tercapai.

Dirjen PSP juga menegaskan bahwa sampai dengan hari ini, realisasi luas tanam Oktober - Maret baru mencapai 7,8 juta hektare dari target 9,5 juta hektare. Kekurangan 1,7 juta hektare ini harus segera diupayakan agar sasaran produksi 80 juta ton gabah kering giling di akhir 2016 dapat tercapai. (NSD)

Statistik Pengunjung
13021
Hits Hari Ini 173
Total Hits13021