14 September 2015,5:03 pm | Dilihat .

Pertemuan Koordinasi Ditjen PSP dengan Tim Pembina PUAP Seluruh Indonesia dalam Mendukung Pelaksanaan UPSUS PAJALE

Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan atau yang kita kenal dengan nama PUAP berawal pada tahun 2008 yang di dasari oleh petani yang terus menerus, kurangnya akses petani kepada sumber permodalan, pasar dan teknologi, serta organisasi tani yang masih lemah. Sehingga, program PUAP ini merupakan keinginan dari pemerintah untuk memberdayakan petani. Dana PUAP saat ini sudah berkisar 4,92 Triliun dari tahun 2008 sampai dengan tahun 2014 dengan jumlah 49.186 Desa/ Gapoktan penerimanya.


Dengan bertempat di Botani Square IPB-ICC Bogor, Tim Pembina PUAP berkumpul dan berkoordinasi untuk percepatan penyaluran dana BLM PUAP di tahun 2015. Acara yang dilaksanakan pada tanggal 7-9 September 2015 ini di buka oleh Direktur Pembiayaan Pertanian. Dihadiri oleh Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian, Sekretariat Jenderal Kementan, Inspektur II Kementan, Kepala BBP2TP serta Kepala Dinas di seluruh Indonesia.


Dalam persentasinya di depan seluruh Tim Pembina PUAP, Direktur Pembiayaan Pertanian, Mulyadi Hendiawan menjelaskan bahwa operasional pembiayaan pertanian yang sudah terealisasi sampai dengan bulan Agustus sebesar 1,523 milyar rupiah yang seharusnya berjumlah 12,525 milyar rupiah dengan rincian yaitu dana dekonsentrasi sebesar 2,475 milyar rupiah ditambah dengan dana tugas pembantuan sebesar 10,050 milyar rupiah. Sehingga di harapkan untuk tindak lanjutnya adalah Tim Pembina/Teknis Tim PUAP (Dinas Pertanian Prop/Kab/Kota), di minta melakukan percepatan penyelesaian dokumen Gapoktan calon penerima BLM PUAP; Dokumen pencairan PUAP selambatnya diterima di pusat (Ditjen PSP, Kementerian Pertanian) akhir September tahun 2015; Tim Pembina/Teknis Tim PUAP (Dinas Pertanian Prop/Kab/Kota) melaporkan PMT yang tidak bekerja maksimal, agar segera dilakukan tindakan; dan Tim Pembina/ Tim Teknis PUAP memantau dan menyelesaikan masalah penyimpangan dana BLM-PUAP menghindari pasal pembiaran.


Tujuan dari kegiatan ini terkait dengan program Bantuan Sosial yang utama yaitu untuk mendukung Upaya Khusus Padi Jagung dan Kedelai (UPSUS PAJALE) yang ada di Kementerian Pertanian sehingga target penyaluran PUAP tahun 2015 yang sebesar 300 Miliar rupiah untuk 3.000 Desa/ Gapoktan terealisasi tepat waktu. (NSD)

Statistik Pengunjung
12993
Hits Hari Ini 145
Total Hits12993