Senin, 15 September,3:21 pm | Dilihat .

Pertemuan Finalisasi Rancangan Kegiatan dan Anggaran Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Tahun Anggaran 2015

Bertempat di Hotel Grand Pasundan Convention Center, Bandung. Pada tanggal 2-4 September tahun 2014, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian mengadakan kegiatan Pertemuan Finalisasi Rancangan Kegiatan dan Anggaran Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Tahun Anggaran 2015.

Kegiatan ini di buka oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Ir. Abdul Madjid dan di hadiri oleh perwakilan dari Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal, Kementerian Keuangan, Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian, Eselon II dan Eselon III lingkup Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Seluruh Indonesia, Kepala Bidang yang menangani Prasarana dan Sarana Pertanian serta operator RKAKL pada Dinas Pertanian Provinsi seluruh Indonesia. Peserta pertemuan ini berjumlah 170 peserta dari 80 satker yang menangani Kegiatan Prasarana dan Sarana Pertanian.

Pada kesempatan ini, Ir. Abdul Madjid mengatakan bahwa pertemuan Finalisasi Rancangan Kegiatan dan Anggaran Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Tahun Anggaran 2015 ini di anggap istimewa karena berdasarkan pokok-pokok kebijakan fiskal dan RAPBN 2015 yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan maka kebijakan penyusunan anggaran tahun 2015 yang tertuang dalam RAPBN tahun 2015 disusun pada masa transisi antara Pemerintah dan DPR pada saat ini kepada Pemerintah dan DPR baru hasil pemilihan umum.

Di lanjutkan pula “Pembangunan pertanian ke depan adalah dalam rangka infrastruktur pertanian dan pencetakan sawah yang dicanangkan seluas 1 juta hektar, pembangunan atau rehabilitasi jaringan irigasi dicanangkan seluas 3 juta hektar, pengembangan bank pertanian, UMKM dan pelaksanaan asuransi pertanian. Serta, reformasi agraria di mana kepemilikan pertanian yang 0,5 hektar diharapkan menjadi 2 hektar.”

Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian sendiri mendapat alokasi dana anggaran pada tahun 2015 sebesar 3,2 triliun, meningkat dibandingkan anggaran pada tahun 2014. Anggaran tersebut dialokasikan untuk Pencetakan Sawah seluas 40.000 hektar, Optimasi Lahan seluas 200.000 hektar, Jalan Pertanian sepanjang 500 kilometer, Pengembangan Jaringan Irigasi seluas 350.000 hektar, Pengembangan Metode SRI seluas 100.000 hektar, Bantuan Alat dan Mesin Pertanian sebanyak 7.596 unit, serta Bantuan Modal PUAP sebanyak 500 paket.(NSD)

Statistik Pengunjung
13008
Hits Hari Ini 160
Total Hits13008