Rabu, 23 Juli 2014,2:41 pm | Dilihat .

Koordinasi Satlak SPI Ditjen PSP

“Sistem Pengendalian Intern merupakan sistem yang dapat memberi keyakinan memadai agar penyelenggaraan kegiatan pada suatu instansi pemerintah dapat mencapai tujuannya secara efektif dan efisien, melaporkan keuangan negara secara handal, mengaman-kan asset negara, serta mendorong ketaatan peraturan perundangan”, demikian papar Ir. Bambang Pamudji dari Inspektorat Jenderal Kementan pada acara Koordinasi Satlak SPI Ditjen PSP di Bogor (18-19/7/2014).

Lebih lanjut Bambang menuturkan, Sistem Pengendalian Intern ini sama dengan Pengawasan Melekat (WASKAT), hanya perbedaannya adalah subyek SPI adalah pimpinan dan pegawai, sedang subyek WASKAT hanya pimpinan.

Koordinasi Satlak SPI ini dilaksanakan dalam rangka pembinaan tim Satuan Pelaksana Sistem Pengendalian Intern (SPI) Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian. Tujuan dari pelaksanaan koordinasi ini untuk meningkatkan pemahaman petugas satlak SPI dalam melaksanakan tugas pengendalian lingkup Ditjen PSP baik pusat maupun daerah.

Peserta pertemuan koordinasi adalah Tim satuan pelaksana SPI lingkup Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian yang merupakan wakil dari Sekretariat Direktorat Jenderal dan lima Direktorat Teknis lingkup Ditjen PSP.

Narasumber lainnya, Ir. Susanto MM dari Itjen Kementerian Pertanian memaparkan materi yang terkait pelaksanaan Sistem Pengendalian Internal dan SOP Pengendalian Intern pada pelaksanaan anggaran/kegiatan Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian.  Ia menuturkan bahwa ada 5 point dalam menentukan langkah kerja SPI, yaitu : 1) tentukan entitas yang akan dilakukan PI atau unit atau program; 2) identifikasi dokumenyang akan dinilai; 3) pelaksanaan penilaian menggunakan chek list atau perangkat lainnya; 4) penulisan kertas kerja; dan 5) penyusunan laporan.  

Menurutnya, dengan peningkatan pemahaman petugas Satlak SPI akan pelaksanaan SPI dan SOP pelaksanaan, akan dapat membantu meningkatkan kualitas pelaksanaan SPI dilingkup Ditjen PSP, sehingga membantu mewujudkan pembangunan prasarana sarana pertanian yang handal, efektif dan efisien.

 

Statistik Pengunjung
13007
Hits Hari Ini 159
Total Hits13007