Rabu, 6 November 20,11:54 am | Dilihat .

Wamen Panen Sorgum Hasil Optimasi

Sorgum ternyata telah memberikan harapan baru bagi Kelompok Tani Terpadu “Bimo” yang berada di Kecamatan Srandak, Bantul  Yogyakarta.  Keunggulan tanaman sorgum yang mampu tumbuh bagus di tanah marginal serta seluruh bagian tanaman yang bisa dimanfaatkan, membuat sorgum telah memberikan harapan baru bagi masyarakat disana.  Selain berpotensi sebagai  bahan pangan dan pakan, juga bisa diolah menjadi biofuel.

Melalui dana bansos kegiatan optimasi lahan yang disalurkan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian TA 2013, Kelompok Tani Terpadu Bimo telah mampu mengembangkan tanaman sorgum di tanah marginal seluas 100 hektar dari rencana 400 hektar. Kegiatan tersebut dikelola oleh 19 Kelompok Tani dari 8 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bantul.

Menurut Wakil Menteri Pertanian Rusman Heryawan, pemanfaatan lahan optimasi sangat mendukung bila diusahakan dengan tanaman sorgum. Seluruh bagian tanaman bisa dimanfaatkan dan termasuk tanaman bandel.

“Bila ada pertanyaan, bagian apa saja yang menguntungkan dari sorgum, maka sulit menjawabnya. Semua bagian tanaman mulai dari akar sampai rambutnya dapat dimanfaatkan. Konsep zero waste sudah masuk. Tanaman sorgum sangat mendukung untuk pemanfaatan lahan optimasi ”, ucap Wamen setelah acara panen raya sorgum pada lahan kelompok tani terpadu Bimo, di dusun Talkondo, DesaTrimurti, Kecamatan Srandakan, Minggu (3/11/13).  Hadir dalam acara tersebut Direktur Perluasan dan Pengelolaan Lahan Tunggul Iman Panudju dan Bupati Bantul Sri Surya Widati.

Lebih lanjut Wamen berharap agar pihak swasta bisa masuk dalam upaya pengembangan sorgum di wilayah Bantul ini. Khususnya di tahapan pascapanennya. Pemerintah Kabupaten Bantul diminta untuk terus mendukung upaya pengembangan sorgum ini, sehingga suatu saat Bantul menjadi kabupaten sorgum.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Bantul Sri Surya Widati merasa bangga melihat hamparan sorgum yang berbuah serempak dan siap panen.  Ia pun mengagumi kelezatan aneka sajian dari biji sorgum yang disajikan oleh ibu-ibu Kelompok Tani Terpadu Bimo .

“Saya bangga melihat tanaman sorgum yang berbuah serempak. Buahnya dapat dimanfaatkan bermacam olahan, batangnya adalah sumber gula nabati, dan daun dan ampasnya dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak. Selain itu tidak memerlukan banyak air, memiliki daya saing tinggi untuk pengembangan tanaman di daerah pegunungan” tuturnya.

Di tempat terpisah, Direktur Perluasan dan Pengelolaan Lahan – Tunggul Iman Panudju menyatakan bahwa penanaman sorgum di Kabupaten Bantul telah dimulai sejak tahun 2010. Ia berharap bahwa dengan tanaman sorgum bisa memanfaatkan lahan-lahan terlantar di Indonesia. Sorgum adalah tanaman bandel yang bisa tumbuh bagus di tanah-tanah marginal. 

“Tanaman sorgum merupakan tanaman bandel sehingga cocok ditanam di tanah marginal. Manfaat sorgum sangat beragam.  Biji sorgum bisa menjadi bahan substitusi tepung terigu, yaitu dengan mencampur tepung gandum 70 persen dan tepung sorgum 30 persen tidak akan merubah rasa pada olahan makanan.  Hal ini akan bisa menekan impor terigu. Selain itu bisa dimanfaatkan sebagai bahan campuran pembuatan tempe, dengan 50 persen kedelai dan 50 persen sorgum tidak merubah rasa tempe”, papar Tunggul. Ia menambahkan bahwa batang sorgum bisa diolah menjadi gula cair untuk bahan biofuel dan pakan ternak yang baik untuk pertumbuhan dan peningkatan berat badan ternak.

Hilman Manan dari Pihak PT. Sari  yang merupakan tim pengembangan sorgum di Bantul menyatakan siap untuk menampung produksi sorgum petani. “Di gudang saya sampai saat ini masih ada delapan ton sorgum hasil pembelian dari petani”, tuturnya. Ia berharap kepada petani, jangan menjual buah dan batang sorgum secara terpisah,  karena yang akan dibeli adalah yang buah dan batangnya masih utuh dan bersatu, masih berada dalam satu kesatuan. *** 

 

 

PANEN SORGUM - Wamen didampingi Bupati Bantul dan Direktur Perluasan dan Pengelolaan Lahan melaksanakan panen raya sorgum di Kab. Bantul Yogyakarta (3/11/13)

 

 

BUAH SORGUM – Buah sorgum yang siap dipanen di lahan kelompok tani terpadu Bimo,  Kab. Bantul Yogyakarta.

 

KEBUN SORGUM – Hamparan tanaman sorgum di lahan kelompok tani terpadu Bimo

 

OLAHAN SORGUM- Aneka olahan dari biji sorgum yang hasil ibu-ibu kelompok tani Bimo.

 

TEMPE SORGUM – Tempe hasil campuran kedele dan sorgum hasil olahan ibu-ibu dari kelompok tani Bimo

Statistik Pengunjung
13008
Hits Hari Ini 160
Total Hits13008