21 Oktober 2013,9:17 am | Dilihat .

Produksi Padi SRI di Soppeng Mencapai 12 Ton Per Hektar

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian – Dr. Ir. Sumardjo Gatot Irianto dalam acara panen raya padi SRI di Desa Kirukiru Kecamatan Soppeng Kabupaten Barru (22/10) merasa bangga dengan hasil panen metoda SRI. “ Panen SRI paling bagus dan produksinya cukup banyak sampai 12 ton per hektar”, ucapnya.  Ia berharap dengan metoda SRI ini dapat lebih meningkatkan produksi beras provinsi Sulawesi Selatan, dan setiap Kabupaten mampu melakukan panen lebih dari satu kali.

Dirjen PSP menambahkan bahwa tanam padi metode SRI dianjurkan untuk menggunakan pupuk organik (pupuk kandang, kompos, pupuk daun), sehingga baik bagi struktur tanah serta bisa menghemat air.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Selatan Syharul Yasin Limpo mengatakan bahwa kegiatan ini menjawab tantangan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.  “Seluruh sumber daya alam di laut maupun di gunung bisa menghasilkan jika dimanfaatkan secara maksimal”, ucapnya. Ia menambahkan bahwa Sulsel sanggup menaikkan produksi padi 30 persen karena lahan sawah di provinsi ini seluas 900 ribu hektar. Untuk itu, ia mengajak seluruh jajaran pemerintah maupun masyarakat desa bercocok tanam untuk meningkatkan kesejahteraan. (DW/Antara News.Com/Dishub&Komimfo Kab.Barru)

Statistik Pengunjung
13007
Hits Hari Ini 159
Total Hits13007